cara peyelesaian tepi kain

Penyelesaian Tepi Kain Pada Busana

Jika diperhatikan lebih seksama ada bebarapa macam model penyelesaian tepi kain pada busana. Baik itu bagian leher, lengan, maunpun bawah sebuah busana, serta tepi kain pada sebuah lenan rumah tangga. Biasanya tepian kain dijahit dengan kain yang sejenis atau beda jenis untuk memberikan kesan unik.

Ada beberapa macam cara yang bisa dilakukan untuk penyelesaian tepi kain pada busana. Diantaranya rompok, depun, kelim,dll. Untuk lebih jelasnya mari kita simat penjelasannya berikut ini.

1. Rompok

peyelesaian tepi kain pada busana

Rompok adalah salah satu cara penyelesaian tepi kain dengan menggunakan kain serong yang dijahit mengelilingi tepi kain. Teknik ini juga menghasilkan dua bentuk yang berbeda, yaitu berbentuk pipih dan membulat. Untuk mendapatkan hasil membulat bisa menggunakan tali kord sebagai pengisi, supaya memberikan kesan lebih berisi. Lalu kenapa menggunakan kain serong ?

kain serong dipilih karena mempunyai sifat yang lebih elastis dan lentur jika dibandingkan dengan kain yang digunting dengan cara lurus memanjang atau pun melebar. Dengan menggunakan kain serong maka hasil dari jahitan pada bagian yag berbentuk membulat atau cembung akan tampak lebih baik dan lebih rapi.

Penggunaan rompok bisa menggunakan selembar kain atau pun kain ganda (rompok perancis). Rompok yang hanya menggunakan selembar kain akan menghasilkan rompok yang lebih tipis. sementara rompok dengan kain ganda akan menghasilkan rompok yang lebih tebal.

Cara membuat rompok Perancis yaitu degan menggunakan kain serong yang dipotong enam kali lebar rompok. Yang kemudian melipat dua lebar kain serong lalu dijahitkan pada bagian tepi kain. Cara ini bayak digunakan oleh pengusaha garmen untuk menyelesaikan tepi kain cekung yang membutuhkan ketepatan dengan hasil yang sempurna.

Sementara cara membuat rompok dengan selembar kain yaitu dengan cara menghilangkan salah satu lapisan kain. Meskipun hasilya lebih tipis namun kualitasya sama, semakin kecil lebar kampuh pada bagian lengkungan, maka akan semakin baik pula hasilnya.

Proses pembuatan rompok yang di isi yaitu pengisisan rompok dilakukan sebelum ropok selesai di jahit. Biasanya untuk isi rompok bisa mengggunakan kampuh itu sendiri atau pun menggunakan bahan tambahan seperti tali kord.

Baca juga : Macam – Macam Kampuh

2. Serip

cara peyelesaian tepi kain

Serip adalah salah satu penyelesaiian tepi dengan menggunakan lapisan sesuai bentuk. Kain yang digunakan untuk lapisan bisa dari jenis kain yang sama atau pun yang berbeda jenis. Teknik serip banyak digunkan dalam pembuatan selimut, garis leher busana wanita, busana anak-anak, kerung lengan, atau pun bawah rok. Untuk penyelesaian degan lapisan sama bentuk, yaitu dengan cara melapisi kain lapisan dengan pelapis/viselin yang kemudian dijahit pada bagian tepi yang akan di selesaikan.

3. Depun

Depun adalah cara penyelesaian tepi kain dengan menggunakan kain serong maupun lapisan menurut bentuk. Lapisannya hanya terlihat pada bagian buruk kain. Jika tepi kain yang akan diselesaikan berbentuk bulat maka lapisannya juga berbetuk bulat. Begitu pula untuk bentuk lainnya.

Lapisan serong digunakan supaya lapisan bisa membentuk mengikuti bentuk lengkungan. Jeis lapisan ini sering digunakan untuk menyelesaikan kerung leher yang tidak menggunakan kerah. Utuk lebar kain serong berkisar 1/2 inci.

Baca juga : Cara Membuat Bisban Sendiri

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan dalam proses peyelesaian tepi kain pada busana atau pun lenan rumah tangga.